Rabu, 22 Oktober 2025

Kisah Sukses William Tanuwijaya - Dari Penjaga Warnet Menjadi Pendiri Tokopedia

Perjalanan Hidup Wiliam Tanuwijaya

William Tanuwijaya lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara, pada 11 November 1981. Ia berasal dari keluarga sederhana yang hidupnya jauh dari dunia bisnis teknologi. Sejak kecil, William dikenal sebagai anak yang tekun dan memiliki semangat belajar tinggi. Setelah lulus SMA, ia memutuskan merantau ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Bina Nusantara. Perjalanan ini menjadi awal dari perjuangannya menuju kesuksesan.

Selama kuliah, kondisi ekonomi keluarga membuat William harus bekerja sambil belajar. Ia bekerja paruh waktu sebagai penjaga warnet pada malam hari. Dari pekerjaan sederhana itu, William mulai mengenal dunia internet dan melihat potensi besar teknologi dalam mengubah kehidupan manusia. Pengalaman ini membentuk cara pandangnya terhadap masa depan dan menumbuhkan impian untuk membangun sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang melalui dunia digital.

Setelah lulus kuliah, William bekerja di beberapa perusahaan teknologi, tetapi keinginannya untuk membangun usaha sendiri tetap kuat. Ia melihat bahwa banyak masyarakat Indonesia kesulitan dalam berbisnis karena keterbatasan akses dan modal. Dari sinilah muncul ide untuk membuat platform yang bisa menjembatani penjual dan pembeli secara online. Pada tahun 2009, bersama rekannya Leontinus Alpha Edison, William mendirikan Tokopedia, sebuah platform e-commerce dengan misi “mewujudkan pemerataan ekonomi secara digital”.


Perjalanan membangun Tokopedia tidaklah mudah. Pada awal berdirinya, William sempat ditolak oleh banyak investor karena dianggap idenya terlalu berisiko. Namun berkat tekad yang kuat, kerja keras, dan keyakinannya terhadap potensi Indonesia di era digital, Tokopedia perlahan tumbuh besar. Kini, Tokopedia menjadi salah satu perusahaan teknologi terkemuka di Asia Tenggara dan bagian dari GoTo Group, yang menaungi Gojek dan Tokopedia sebagai simbol kemajuan ekosistem digital Indonesia.


Pelajaran yang Diperoleh

Dari kisah William, kita bisa belajar bahwa kesuksesan tidak datang secara instan. Ia menunjukkan pentingnya kerja keras, ketekunan, dan keberanian untuk bermimpi besar, meskipun berasal dari latar belakang sederhana. Selain itu, William juga mengajarkan bahwa teknologi dapat menjadi alat untuk menciptakan perubahan positif dan membuka kesempatan bagi banyak orang.


Ia juga menegaskan pentingnya visi dan komitmen jangka panjang — bahwa membangun bisnis bukan hanya soal mencari keuntungan, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat luas.


Kesimpulan

Kisah hidup William Tanuwijaya membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk mencapai kesuksesan. Dengan semangat pantang menyerah, kerja keras, dan keyakinan pada potensi diri, siapa pun bisa mewujudkan mimpi besar. Perjalanan William menginspirasi generasi muda untuk terus berinovasi, berani mengambil risiko, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa melalui teknologi dan kreativitas.